SISTEM
PENCERNAAN DAN NUTRISI SERANGGA
Sistem
Pencernaan Serangga
·
Mikroba di dalam saluran makanan
mungkin juga memberikan tambahan nutrisi yang diperlukan, misalnya vitamin
dan sterol.
Saluran pencernaan
dibagi tiga bagian:
-
Foregut (stomodeum)
– perut bagian depan : terdapat katup cardiac
valve (stomadeal)
-
Midgut (mesenteron)
– perut bagian tengah : terdapat katup pyloric
valvae (proctodeal).
-
Hind gut (proctodeum)
– perut bagian belakang.
Alat pengeluaran
pada serangga dinamakan buluh malpighi yang merupakan pembuluh - pembuluh
halus berwarna putih kekuning kuningan yang terletak diantara usus tengah dan
usus belakang. Buluh malpighi bermuara ke dalam usus.
Buluh malpighi
merupakan alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal. Serangga juga
mempunyai sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil proses oksidasi
berupa karbon dioksida. Sistem trakea ini berfungsi seperti paru - paru.
Nitrogen merupakan zat sisa metabolisme yang sebagian digunakan kembali dalam
pembuatan zat kitin. Nitrogen yang sebagian lagi dibuang dalam bentuk asam
urat kering.
Di daerah
stomodeum : esofagus, tembolok (crop), di
dalam proventrikulus terdapat benda seperti kait (gastric mill)
berfungsi untuk mengerat makanan yang padat. Pada daerah mesenteron :
tempat makanan yang akan dicerna yaitu pada ventrikulus (stomach).
Pada daerah mesenteron terdapat gastric caeca yang bentuknya seperti jari dan terletak di anterior dari ventrikulus dan
menghasilkan enzim-enzim pencernaan. Proctodeum
terdiri dari dua bagian yiatu usus depan (intestine
anterior) dan pada bagian posterior terdapat rektum dan lubang anus.
|
Nutrisi Serangga
Nutrisi adalah proses
pengambilan zat-zat makanan penting (Nancy
Nuwer Konstantinides). Jumlah dari seluruh interaksi antara
organisme dan makanan yang dikonsumsinya. Dengan kata lain nutrisi
adalah apa yang dimakan dan bagaimana tubuh menggunakannya. Masyarakat
memperoleh makanan atau nutrien esensial untuk pertumbuhan dan pertahanan
dari seluruh jaringan tubuh dan menormalkan fungsi dari semua proses
tubuh. Nutrien adalah zat kimia organik dan anorganik yang ditemukan
dalam makanan dan diperoleh untuk penggunaan fungsi tubuh.
Nutrisi untuk keperluan seluruh hidup
serangga kerapkali dipenuhi pada waktu serangga berada pada tahap pradewasa,
karena imagonya kerapkali tidak makan, atau hanya makan untuk mendapatkan air
dan bahan untuk energi. Hal ini misalnya terjadi pada banyak jenis
Lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat) dan jenis-jenis Hymenoptera terutama
kelompok parasitoid. Sebagai nutrisinya serangga umumnya memerlukan asam
amino, karbohidrat, lipida, vitamin, mineral, puru dan piridin (bahan inti
sel) dan air.
Air didapatkan dari air yang terkandung
dalam makanannya (tumbuhan khususnya mengandung banyak air). Serangga yang memakan bahan yang
relatif kering, misalnya jenis-jenis serangga gudang, sebagian air didapat
dari air hasil metabolisme.
|
Keseimbangan garam dan air
|
Ada beberapa sistem perputaran (cycling sistem)
bahan yang menyangkut tabung Malpighi dan rectum :
|
a) Tipe sederhana: tabung hanya
berdinding selapis sel yang berisi cairan. Cairan ini mengalir ke
proktodeum bercampur dengan isi saluran pencernaan. Setelah campuran
itu sampai di rektum, air dan garam-garam yang masih diperlukan diserap
kembali dan masuk ke hemolimf. Tipe ini terdapat pada Orthoptera.
b) Tipe yang lebih kompleks:
pada tipe ini gerakan bahan masuk ke dalam tabung Malpighi terjadi di bagian
distal tabung; penyerapan kembali air
dan garam yang masih diperlukan terjadi di daerah proksimal tabung dan di
rektum. Tipe ini terdapat pada jenis-jenis Hemiptera.
c) Tipe ketiga: khas terdapat pada
kumbang, yaitu bagian distal tabung-tabung Malpighi terbenam dalam jaringan
yang mengelilingi rektum. Penyerapan bahan terjadi di bagian tabung
yang bebas sedang penyerapan kembali bahan yang masih diperlukan terjadi di
bagian tabung yang terbenam dalam jaringan rektum. Pengaturan model ini
disebut sebagai pengaturan kripto nefridial (crypto nephridial) dan
terdapat di ordo Lepidoptera, dengan perbedaan bahwa penyerapan kembali bahan
selain di rektum juga terjadi di bagian proksimal tabung-tabung.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar